5 Jenis dan punca perut buncit yang selalu terjadi pada wanita.

Anda pastinya mengenali sahabat anda yang berperut buncit atau anda sendiri yang mengalaminya? Ramai tidak tahu bahawa perut buncit ini ada kategorinya dengan penyebab yang berbeza. Disini ada 5 jenis perut buncit yang dialami oleh wanita. Mari kita lihat mana satu yang anda atau kawan-kawan anda alami.

1Perut Pir (Pear Tummy)

Perut buncit jenis ini dimiliki oleh orang yang berpinggang ramping tetapi bahagian bawah perut lebih besar dengan ada lebihan lemak di pinggul. Mereka juga memiliki lemak yang sukar dihilangkan pada bahagian peha dan akan menyebabkan perut berbentuk seperti buah pir. 

Perut Pir adalah disebabkan faktor estrogen atau pun genetik dan juga 
Sebahagian wanita mengalami perut pir ini kerana faktor estrogen, sama ada akibat genetik atau ketidakseimbangan hormon. Estrogen bertanggungjawab untuk menciptakan potongan tubuh feminin pada wanita apabila baligh selain turut mencipta punggung dan paha yang bulat,

serta menyediakan lemak sewaktu hamil. Jika sel-sel lemak di bahagian ini, yang sensitif untuk hormon wanita, dihasilkan secara berlebihan, berat badan akan terus berkumpul dan menyebabkan bentuk tubuh seperti buah pir. Untuk mencegah bahagian bawah tubuh lebih besar, hindari makanan tinggi lemak yang berkait dengan peningkatan estrogen.

2Perut Ibu (Mummy Tummy)

Selepas tiga bulan bersalin, perut anda akan masih kelihatan seperti hamil. Bahagian perut akan kendur, tiada bentuk dan juga mungkin menggeleber. Ini disebabkan kan otot – otot perut terbahagi menyebabkan rahim dan perut melebar mengikuti perkembangan bayi.

Selepas bersalin, kedua sisi otot akan bersatu secara semulajadi dan jika ia tidak berlaku, perut akan kelihatan besar dan buncit. Perkara ini akan diatasi secara semulajadi dan mengambil masa lima hingga tujuh bulan untuk kembali kempis dan rata.

3Tiriod Perut (Thyroid Perut)

Perut tiroid adalah disebabkan kalenjar berbentuk kupu – kupu di leher yang menghasilkan hormon untuk mengawal kadar tubuh memproses kalori dalam makanan. Kalejar ini bukan hanya menyebabkan perut buncit tetapi dia juga membuatkan bahagian lain kelihatan membengkak.

Tanda – tanda tiroid yang anda harus awasi adalah mudah penat, kaki sejuk dan metabolisma lambat. Segera dapatkan nasihat doktor jika perkara ini berlaku ke atas anda. Kerana bimbang akan membahayakan diri anda..

4Perut tertekan (Stress Tummy)

Ramai yang tidak tahu, stress juga antara satu penyebab perut buncit. Buncit jenis ini menunjukkan perut menonjol dari bahagian bawah payudara tapi tidak sampai hingga ke bawah perut.  Penyebab masalah ini, menurut Dr Marilyn Glnevile, penulis Fat Around the Middle, adalah berada dalam situasi stres.

“Bila stres dan tiada aktiviti fizikal dilakukan semua kelebihan energi tidak akan pergi ke mana-mana. Jadi, ia hanya akan disimpan kembali sebagai lemak,” katanya. Atasi masalah ini dengan mengawal tahap stres dan cukupkan tidur. Makan sedikit tapi kerap juga membantu mengatasi masalah ini.

5Perut Kembung (Bloated Tummy)

Bentuk perut jenis ini seperti menggelembung. Biasanya pada pagi hari perut kelihatan kempis tapi mengembang terutama selepas makan. Walaupun perut membesar tapi berat badan mereka tak berubah. Satu dari penyebab utamanya adalah angin.

Ketika makanan dihancurkan sewaktu menuju usus, bakteria yang memakan makanan tersebut menghasilkan gas. Namun, jika bakteria usus mengalami kesukaran menghancurkan makanan tertentu, ia akan melakukan fermentasi, menghasilkan lebih banyak gas yang akhirnya

mendorong dinding perut menonjol ke arah luar. Untuk mengatasi masalah ini, hindari makanan yang sukar dicerna oleh tubuh termasuk hidangan pedas dan pemanis buatan. Selain itu menelan terlalu banyak udara, seperti ketika mengunyah gula-gula getah atau minum melalui straw juga dapat menyebabkan kembung.

Perut Kembung Bisa Jadi Gejala Penyakit Jantung

Gangguan perut kembung adalah kondisi yang sering dialami bagi sebagian orang. Biasanya, penyebab perut kembung adalah ketika masuk angin, sehingga beberapa orang kadang menyepelekan gejala gangguan kesehatan ini dan mengganggapnya biasa. Padahal, tidak semua gejala perut sering kembung disebabkan oleh masuk angin.

Ketika mengalami kondisi tersebut, seseorang akan merasakan sensasi tidak enak seperti sesak, perut seperti bengkak, bahkan hingga nyeri perut. Pada prinsipnya, perut yang kembung memang berkaitan dengan gangguan pencernaan.

Dr. Djoko Maryono, SP.PD,Sp.JP, FIHA, FASE yang merupakan internis dan kardiologis dari RS Pusat Pertamina Jakarta megatakan bahwa kembung di area perut masuk menjadi bagian dari penyakit dyspepsia atau  indigestion alias gangguan pencernaan. Organ yang disrang ketika pasien mengalami dyspepsia ini adalah usus, sehingga terjadi abnormalitas dalam sistem pencernaan yang menyebabkan penderita merasa tidak nyaman.

Penyebab Perut Kembung 

Perut yang terasa kembung memang bukan hal yang langka dalam kehidupan sehari-hari. Banyak penyebab perut kembung, setidaknya terdapat dua faktor utama yang menyebabkan perut menjadi demikian. Faktor penyebab yang pertama adalah makanan.

Makanan tertentu dapat menjadi penyebab gejala perut kembung dan keras, misalnya sayuran yang memiliki warna putih seperti kol dan sawi. Selain itu, menyantap sayuran dengan warna hijau yang mengandung sulfur dan raffinose yang merupakan salah satu jenis karbohidrat tanpa dimasak juga bisa menyebabkan perut jadi kembung.

Raffinose sulit dicerna oleh tubuh karena memiliki struktur trisakarida berupa fruktosa, glukosa, dan galaktosa. Jika sayuran yang mengandung raffinose sudah dimasak dengan baik, proses pencernaan raffinose lebih mudah sehingga tidak akan mengalami gejala perut kembung. Contoh sayuran hijau yang mengandung banyak raffinose adalah brokoli dan kol.

Tidak hanya sayuran, terlalu banyak mengonsumsi makanan dengan kandungan lemak yang tinggi seperti cokelat, keju, dan lain-lain juga bisa membuat perut menjadi kembung. Apabila terlalu banyak mengonsumsi lemak, proses pengosongan makanan di perut menjadi terhambat sehingga seseorang bisa terus merasa kenyang dan perutnya terasa penuh.

Salah satu ciri-ciri kembung yang disebabkan oleh makanan berlemak biasanya dirasakan di area perut bagian bawah pusar. Faktor kedua adalah minuman tertentu, yang juga bisa menyebabkan penyebab perut kembung dan keras. Salah satu minuman yang bisa menyebabkan perut jadi kembung adalah minuman bersoda.

Konsumsi minuman soda yang berlebihan bisa menyebabkan kembung meskipun sifatnya hanya sementara. Kembung yang disebabkan karena terlalu banyak mengonsumsi minuman bersoda biasanya terasa di perut bagian atas di dekat ulu hati.

Author: fafa